Monday, June 19, 2017

Bahaya dan Penyebab Kanker Tulang Osteosarcoma

Bahaya dan Penyebab Kanker Tulang Osteosarcoma | Osteosarcoma merupakan salah satu jenis kanker tulang yang umumnya menyerang tulang-tulang yang besar pada bagian yang memiliki tingkat pertumbuhan tercepat. Dimana kanker tulang ini paling sering dijumpai pada remaja berusia 20 tahun ke bawah dan anak-anak karena pada usia mereka, pertumbuhan tulang berada dalam fase paling cepat sehingga risiko untuk terkena osteosarcoma pun meningkat pada masa tersebut.



Kanker tulang osteosarcoma ini juga merupakan salah satu jenis kanker tulang yang paling ganas dan berbahaya. Karena kanker ini bisa menyebar ke daerah sekitar paru-paru dan sekitarnya. Kanker ini juga bersifat agresif, namun penderita cenderung sembuh dengan beberapa kombinasi pengobatan. Kanker ini sebagian besar menyerang anak laki-laki yang memiliki tinggi diatas rata-rata berisiko besar untuk terjangkit kondisi ini. Yang paling sering ditumbuhi kanker adalah bagian tulang lutut, lengan dan kaki bagian atas.

Menurut penyebabnya sendiri, kanker ini terbagai atas dua jenis yaitu primer dan sekunder. Dimana primer terjadi karena adanya sel-sel kanker yang berasal dari tulang itu sendiri, sedangkan sekunder berasal dari sumber sel-sel kanker yang berasal dari organ tubuh lain yang terserang kanker. Seperti, kanker prostat, kanker payudara, kanker paru-paru dan jenis kanker lainnya yang berisiko menyebar sampai ke tulang.

Gejala yang dapat dirasakan oleh para penderita kanker tulang osteosarcoma seperti, terasa nyeri pada tulang atau persendian, gerakan tubuh terbatas, mengalami pembengkakan atau benjolan disekitar tulang atau ujung tulang, patah tulang dan merasa neri ketika mengangkat sesuatu yang berat itupun jika benjolan terjadi pada tangan.

Dalam hal pendiagnosaan kanker ini, biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti:
  • Tes darah, untuk mendeteksi kanker tulang dari perubahan kandungan darah serta kondisi pasien apakah menderita kanker tulang atau hanya radang sendi.
  • Pemindaian tulang, dengan cara menyuntikan bahan radioaktif pada pembuluh darah.
  • CT scan, untuk mengetahui informasi penyebaran kanker tulang ke organ lainnya.
  • MRI scan, agar mengetahui gambar tulang lebih detail.
  • Positron emission tomography, tesa yang akan memperlihatkan bagian tubuh mana yang sakit.
  • Pencitraan Sinar X serta Biopsi dengan mengambil jaringan atau tulang dari bagian tubuh yang terasa sakit atau bengkak.
Untuk pengobatan kanker tulang osteosarcoma sendiri bergantung pada tingkat keparahan serta lokasi kanker tersebut berada. Namun, umumnya osteosarcoma ditangani dengan beberapa tindakan seperti terapi radiasi serta kemoterapi, pembedahan dan operasi pengangkatan tulang atau amputasi.

Selain dengan pengobatan bantuan medis, anda juga bisa mengguanakn pengobatan Obat Herbal Kanker Tulang yang ampuh serta dapat dipercayai kualitas dan keamanannya. Disamping itu anda juga bisa mengonsumsi berbagai makanan atau minuman yang mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan polifenol yang dapat mengatasi berbagai abnornalitas sel-sel dalam tubuh termasuk kanker tulang osteosarcoma.

Demikianlah artikel yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat. Informasi yang kami sampaikan bukanlah pengganti nasihat medis. Ini hanyalah sekedar informasi untuk anda mengenai Kanker Tulang Osteosarcoma. Terima kasih atas kunjungan anda dan sampai jumpa.


No comments:

Post a Comment