Friday, August 11, 2017

Asam Urat




Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala yeri yang tidak bertahankan,pembengkakan,dan rasa panas di persendian. meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat,namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan,lutut,pergelangan kaki,dan jari kaki.

Laki-laki lebih rawan terkena penyakit asam urat dibandingkan dengan perempuan,terutama saat usia mereka di atas 30 tahun. pada perempuan, terutama saat usia mereka di atas 30 tahun. pada perempuan,penyakit ini biasanya berisiko timbul setelah menopause. 

Gejala Penyakit Asam Urat 


Gejala asam urat bisa dirasakan langsung tapi gejala tersebut biasanya munculnya secara tiba-tiba,kemudian berlangsung sampai dengan 3-10 hari. puncak rasa sakit yang dirasakan oleh penderita yaituh pada waktu 6 sampai dengan 40 jam pertama dari serangan asam urat. ada juga gejala lain dari asam urat yaitu :


  • Sendi linu,ngilu,dan terkadang terasa kesemutan
  • Pada pagi hari persendian akan terasa nyeri,juga terkadang ketika malam hari
  • Sendi terasa nyeri dan terjadi berulang kali
  • Biasanya yang diserang adalah jari tangan, jari kaki, tumit, dengkul, siku, dan pergelangan tanggan

Penyebab Penyakit Asam Urat 


Gejala dan pembengkakakn pada penyakit asam urat disebabkan oleh tusukan kristal-kristal tajam di sekitar sendi yang terbentuk akibat penumpukan zat asam urat. seseorang yang suka mengkonsumsi makanan yang menyebabkan peningkatan asam urat (contohnya jeroan,hidangan laut,daging merah) dan seseorang yang gemar mengonsumsi minuman beralkohol akan berisiko tinggi terkena penyakit asam urat.


Diagnosa Asam Urat 


Tes Asam Urat 

1. Tes Cairan Sendi 

Ini  merupakan salah satu jenis tes yang bisa mendeteksi keberadaan kristal asam urat. dan akan mengambil sampel cairan sinovia di dalam sendi yang mengalami radang,dengan menggunakan jarum .

Cairan kemudian akan di teliti melalui mikroskop. bila ternyata pasien menderita asam urat,biasanya kristal-kristal natrium urat hampir selalu terlihat pada sampel cairan sinovialnya.

2. Pemeriksaan darah 

Biasanya dokter akan melakukan sebuah tes yang dinamakan serum uric test,untuk untuk mengukur kadar darah (diagnosa asam urat). 

3. Pemindaian ultrasound (USG)

Metode ultrasound dianggap sederhana dan relatif aman untuk mendeteksi kristal-kristal natrium urat dalam tulang rawan sendi,atau di bawah kulit yang biasanya tidak akan terlihat melalui pemeriksaan fisik 

4. Pemeriksaan Sinar X 

Pemeriksaan sinar x,biasanya dipergunakan sebagi metode eliminasi.karena pemeriksaan ini tidak bisa mendeteksi radang karena serangan asam urat.

5. Pemeriksaan Rutin Penyakit Asam Urat 

Pasien biasanya akan diminta untuk melanjutkan pemeriksaan kadar asam urat sekitar 4 hingga 6 minggu, setelah serangan asam urat reda. tujuannya adalah untuk membantu diagnosa asam urat.

Tujuan Tes Darah Asam Urat 


Melakukan Tes Asam Urat untuk :

  • Membantu tegaknya diagnosa asam urat 
  • Memeriksa apakah telah terbentuk batu ginjal akibat kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh 
  • Mengetahui apakah obat yang dikonsumsi mampu menurunkan kadar asam urat
  • Memeriksa kadar asam urat pada orang yang sedang menjalani kemoterapi atau terapi radiasi. perawatan ini dapat menghancurkan sel kanker tapi dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah,

Pengobtan Penyakit Asam Urat 


  • Pencegahan serangan mendadak dapat mencakup perubahan pola makan dan obat-obatan (misalnya allopurinol atau probenicid)
  • Serangan mendadak paling sering diobati dengan istirahat dan obat anti inflamasi (NSAID) (misalnya,ibupropen atau indometasin).steroid dapat digunakan dalam kasus penyakit parah atau pada individu yang tidak dapat mengkonsumsi NSAID (misal pasien dengan riwayat tukak lambung atau penyakit ginjal 
  • Operasi dilakukan untuk kasus yang parah yang tidak dapat diobati dengan tindakan di atas

No comments:

Post a Comment